Senin, 08 Desember 2014

TIK Kelas IX, BAB 3 Kecepatan Akses Internet


BAB 3 Kecepatan Akses Internet
A.      Ukuran Kecepatan Akses Internet
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet,yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data-data dari server internet ke computer kita. Misalnya saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain-lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data, yaitu saat kita mengirimkan data dari computer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data , yaitu bps (bit per second). Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu computer ke computer lainya setiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berati kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8kbps per kilo bit per sekon. Sementara unbtuk satuan yang lebih besar menggunakan Mbps mega bit per sekon berate 1.000 kbps.
Kecepatan pengirim data di media komunikasi biasanya di tulis dalam jumlah bit yang dikirim per detik, atau biasa disebut “bit per second” atau “bps. Notasi kecepatan dalam bps sering kita temukan pada peralatan jaringan, seperti modem, Ethernet dan lain-lain. Beberapa notasi yang sering digunakan:
1.000 bit/detik = 1 kilo bps = 1 Kbps
1.000.000 bit/detik = 1 mega bps = 1 Mbps
1.000.000.000 bit/detik = 1 giga bps = 1 Gbps
Notasi lain yang sering digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data biasanya ditulis dalam jumlah Byte per detik, atau biasa disebut “Byte per second” atau “Bps”. Perhatikan pada Byte digunakan huruf besar. Hubungan antara bit dengan Byte adalah 1Byte = 8 bit. Hubungan berikut biasanya digunakan antara Byte dengan bit.
1 Kbps = 8 Kbps
1 Mbps = 8 Mbps

Notasi Bps, KBps atau MBps sering kita temukan pada saat kita melakukan evaluasi proses pengiriman data atau pengiriman file dari jaringan atau internet.





B.Saluran Akses Internet

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar dan jarak/kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan computer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe/jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih.

1.         Dial-Up
Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan computer dengan internet. Cara menghubungkan computer ke internet menggunakan kabel telpon sering disebut Dial-Up. Dial-Up melalui jalur PTSN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Computer yang digunakan biasanya computer tunggal (bukan merupakan jaringan computer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.

2.         ADSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz-1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz. Keunggulan ADSL yaitu member keunggulan akses internetberkecepatan tinggi dan suara/.fax secara maximum (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

3.         GPRS
GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps-115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, serta pengiriman data multimedia ke computer, notebook, dan handled computer.

4.         3G
3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nikrabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nikrabel yang bisa memberikan kecepatan akses: sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile), sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pendestrian), sebesar 2 Mbps untuk kondisi Static di suatu tempat.

            5.         HSPA
High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Relase 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz. spectrum yang lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuanya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Acces) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed UpLink Packet Access). Terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapid an canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.

6.         Wireless LAN
Tekonogi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Awalnya teknologi ini di desain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun, sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan Peer-to-Peer dalam ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis, dan rumitnya instalasi kabel.

7.         Broadband
Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecapatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan broadband dapat digunakan banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai kantor-kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi seperti kantor pusat yang memiliki kecepatan cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk kalian adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing-masing media memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri.




C. Faktor yang memengaruhi Kecepatan Akses Internet
        Ada beberapa factor yang dapat memengaruhi kecepatan akses internet, antara lain:

            1.         Bandtidth
Kecepatan akses internet dapat diukur berdasarkan Bandwidth (lebar pita). Bandwidth adalah besaran yang menunjukan seberapa benyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network, atau lebar saluran data (pita) yang dapat dilewati secara bersama-sama oleh data-data yang ditransfer.

2.         Server Proxy
Server Proxy adalah sebuah computer server atau program computer yang tidak dapat bertindak sebagai computer lainya untuk melakukan request terhadap content dari internet atau intranet. Proxy Server bertintak sebagai gateway terhadap dunia internet untuk setiap computer klien. Proxy Server merupakan server yang bertugas menyimpan sementara (cache) file html server lain, dengan bermaksud mempercepat akses internet.

3.         Backbone
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet. Membuat sebuah Backbone memerlukan teknologi yang tinggi dan dana yang besar. Kebanyakan ISP menyewa Backbone dari perusahaan lain atau memakainya bersama-sama dengan ISP lain. Penggunaan backbone secara bersama dapat menghemat biaya namun dapat mengurangi kecepatan akses masing-masing ISP. Backbone merupakan koneksi antarkomputer yang menjangkau dunia yang menyediakan layanan penuh untuk Internet Service Provider (ISP). mereka memiliki koneksi yang mendekati 45 megabytes per second yang dihubungkan dengan pada titik interkoneksispesifik, yang disebut juga dengan national access point. ISP local biasanya menghubungkan pada backbone ini melalui router, sehingga data yang dibawa pada tujuan akhir melalui backbone ini.

4.         Keamanan Data
Trensaksi internet rawan terhadap pembajakan. Oleh karena itu kita perlu megetahui apakah sebuah ISP menggunakan firewall untuk keamanan transaksi online atau tidak. Hal ini berpengaruh kepada kecepatan akses data terutama pada saat kita upload (memasukan data dari computer local ke computer server di internet) dan download (mengambil data dari internet), sehingga proses tersebut dapat berjalan dengan lancer.






5.         Kecepatan yang diberikan/ditawarkan ISP
Biasanya ISP memberikan beberapa penawaran tentang paket internetnya dengan kecepatan dan ketentuan yang berbeda satu sama lainya.

6.         jenis koneksi internet yang digunakan
Perlu diketahui bahwa banyak cara agar kita dapat terhubung(terkoneksi)  dengan internet, berikut ini adalah beberapa jenis koneksi yang biasa dipakai di Indonesia secara umum:
a. Dial Up: melalui sambungan telepon rumah dengan modem biasa
b. ADSL: melalui sambungan kabel telepon rumah dengan modem ADSL, jenis koneksi ini lebih cepat dari Dial Up
c. GPRS: melalui modem handphone atau mobile modem atau modem GSM atau CDMA, tidak begitu cepat dibandingkan ADSL Modem.
d. Wireless: melalui jaringan Wireless yang disediakan ISP< koneksi ini lebih cepat dari ADSL modem tergantung dari beberapa kecepatan yang diberikan ISP dan kemampuan perangkat wireless anda menangkap sinyal.

7.         Komputer yang digunakan
Computer yang digunakan sangat mempengaruhi kecepatan akses internet. Semakin bagus Spesifikasi computer yang digunakan maka koneksi internet akan semakin baik juga.

8.         Sistem Komputer
System pada computer yang digunakan juga sangat berpengaruh terhadap kecepatan akses internet, seperti Operating System yang anda gunakan, system keamanan pada computer anda terhadap serangan dari internet seperti Trojan, virus, worm, dan sebagainya. Perlu diketahui system yang bersih akan berpengaruh pada kecepatan akses internet

9.         Aplikasi browser yang digunakan.
Aplikasi yang digunakan untuk browsing di internet juga berpengaruh terhadap kecepatan akses internet. Ada banyak sekali aplikasi browser saat ini. Contohnya : Internet Ekspoler, Mozila Firefox, Opera, Google Chrome, Netscape, Maxthon dan lain-lain. Semua memiliki keunggulan dan kelemahan sendiri-sendiri